Langsung ke konten utama

MENGENAL ABU AZREAL: 'MALAIKAT MAUT' DARI IRAK


Dalam hiruk-pikuk konflik melawan ISIS (DAESH) di Irak beberapa tahun silam, muncul satu nama yang menjadi ikon perlawanan sekaligus figur kontroversial di media sosial. Ia adalah Ayoub Falih Hasan Al-Rubayie, yang lebih dikenal dunia dengan julukan Abu Azrael (Ayahnya Malaikat Maut).

Siapakah sebenarnya sosok ini, dan bagaimana sejarahnya hingga ia menjadi wajah dari milisi Syiah di Irak? Berikut adalah ulasannya.

Profil Singkat

* Nama Asli: Ayoub Falih Hasan Al-Rubayie

* Nama Panggung: Abu Azrael

* Afiliasi: Kata'ib al-Imam Ali (Milisi Syiah yang didukung Iran)

* Latar Belakang: Mantan instruktur olahraga dan anggota milisi veteran.


Sejarah dan Latar Belakang


Sebelum namanya mencuat pada tahun 2014, Abu Azrael bukanlah orang baru dalam dunia militer di Irak. Informasi yang dapat dipertanggungjawabkan menyebutkan bahwa ia memiliki rekam jejak panjang:

1. Anggota Tentara Mahdi: Ia dilaporkan pernah bergabung dengan Tentara Mahdi (milisi pimpinan Muqtada al-Sadr) yang melawan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat setelah invasi tahun 2003.

2. Keterlibatan di Suriah: Sebelum ISIS masuk ke Irak secara masif, ia dikabarkan terlibat dalam pertempuran di Suriah untuk membela pemerintahan Bashar al-Assad, khususnya dalam menjaga situs-situs suci Syiah.

3. Kelahiran Ikon Abu Azrael: Namanya mulai meledak secara global saat ia bergabung dengan Kata'ib al-Imam Ali, sebuah kelompok dalam payung Popular Mobilization Forces (PMF) atau Hashd al-Shaabi, untuk merebut kembali wilayah Irak yang dikuasai ISIS.


Mengapa Ia Viral?


Abu Azrael menjadi fenomena internet bukan hanya karena kemampuan tempurnya, tetapi karena strategi komunikasi visualnya. Di tengah ketakutan publik terhadap kebrutalan ISIS, ia muncul dengan citra yang berlawanan:

* Senjata Ikonik: Ia sering berfoto dengan kapak atau pedang besar di punggungnya, melambangkan ancaman langsung bagi anggota ISIS.

* Slogan "Illa Tahin": Kalimat ini menjadi jargon populernya yang berarti "(Hanya akan tersisa) seperti tepung". Maksudnya adalah ia akan menghancurkan musuh-musuhnya hingga hancur lebur seperti butiran tepung.

* Kepribadian Kontras: Di video, ia bisa terlihat sangat garang saat memegang senjata, namun di saat lain ia mengunggah video sedang bercanda, bersepeda, atau bersikap ramah dengan warga sipil, yang memperkuat daya tariknya sebagai "pahlawan rakyat".


Kontroversi dan Kritik

Sebagai tokoh perang, rekam jejak Abu Azrael tidak lepas dari sorotan tajam organisasi hak asasi manusia. Beberapa hal yang perlu dicatat secara objektif adalah:

* Tuduhan Kejahatan Perang: Beberapa video yang beredar menunjukkan perlakuan brutal terhadap tawanan atau jenazah yang diduga anggota ISIS. Hal ini memicu kecaman dari Human Rights Watch dan Amnesty International yang memperingatkan adanya aksi balas dendam di luar jalur hukum.

* Propaganda: Analis politik memandangnya sebagai alat propaganda yang sangat efektif untuk merekrut pejuang muda Syiah dan meningkatkan moral pasukan Irak di masa-masa sulit.


Kehidupan Saat Ini

Seiring dengan kekalahan teritorial ISIS di Irak pada akhir 2017, intensitas kemunculan Abu Azrael di garis depan mulai berkurang. Meski sempat dikabarkan terluka dalam beberapa pertempuran, ia tetap menjadi tokoh penting dalam struktur milisi di Irak.


Kabar Terbaru: Kehadiran di Teheran (2026)


Setelah sempat jarang muncul di garis depan pasca kekalahan teritorial ISIS, nama Abu Azrael kembali mencuat ke permukaan pada April 2026. Sejumlah laporan media dan unggahan di media sosial menunjukkan kehadirannya di pusat kota Teheran, Iran.

Beberapa poin penting mengenai kabar terbaru ini meliputi:

* Kunjungan di Tengah Ketegangan Kawasan: Kehadirannya di Teheran terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Beberapa analis militer melihat ini bukan sekadar kunjungan pribadi, melainkan simbol konsolidasi antara faksi-faksi milisi Irak (Hashd al-Shaabi) dengan sekutu utama mereka di Iran.

* Interaksi dengan Warga: Dalam rekaman yang beredar, Abu Azrael tampak mengenakan pakaian sipil namun tetap dikawal, berbincang akrab, dan berfoto dengan warga lokal di Teheran. Ini menunjukkan bahwa popularitasnya sebagai ikon perlawanan masih cukup kuat di lingkaran pendukung poros perlawanan (Axis of Resistance).

* Signifikansi Politis: Meski belum ada pernyataan resmi mengenai misi spesifiknya di Iran, kehadirannya di sana sering kali dikaitkan dengan koordinasi strategi militer atau pertemuan tingkat tinggi dengan komandan Pasukan Quds.

Kembalinya Abu Azrael ke ruang publik, khususnya di Teheran, menegaskan bahwa ia tetap menjadi sosok penting dalam dinamika politik-militer regional. Bagi banyak pihak, ia bukan sekadar pejuang, melainkan representasi dari pengaruh lintas batas yang dimiliki oleh milisi Syiah di kawasan tersebut.

Abu Azrael adalah simbol dari kompleksitas perang saudara dan konflik sektarian di Timur Tengah. Bagi pendukungnya, ia adalah pahlawan yang berdiri tegak melawan terorisme. Bagi kritikusnya, ia adalah pengingat akan kekerasan yang menyertai konflik bersenjata yang tidak teregulasi.

-Redaksi-




Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANGGAPAN TERHADAP USTAD KHALID BASALAMAH TENTANG KAROMAT SYEIKH ABDUL QODIR JAELANI

Oleh: Uwais al Ikhwani Beberapa waktu lalu penulis menyaksikan sebuah video yang berdurasi sekitar 1 setengah menit yang menampilkan Ustad Khalid Basalamah sedang menjawab sebuah pertanyaan yang diajukan kepada beliau tentang siapa itu Syeikh Abdul Qodir Jaelani QS. Dalam video tersebut Ust. Khalid Basamalah menyatakan bahwa Syeikh Abdul Qodir Jaelani QS., adalah seorang ulama besar yang bermahzab Hanafi. Disampaikan kemudian bahwa Syeikh Abdul Qodir Jaelani QS. tidaklah seperti apa yang dinisbatkan oleh orang-orang selama ini dimana Syaikh Abdul Qodir Jaelani memiliki karomat atau kemampuan khusus seperti halnya mukjizat yang dimiliki oleh para Nabi dan Rasul. Untuk lebih jelasnya berikut ini penulis tampilkan video tersebut: Tanpa mengurangi rasa hormat penulis terhadap Ust. Khalid Basalamah dan tanpa adanya tendensi negatif sedikit pun mengingat pesan yang diamanatkan Syeikh Mursyid (guru penulis) dalam tanbih: 1) Jangan menghina ulama sezaman; 2) Jangan memeriksa mur...

PERTEMUAN PARA PECINTA KESUCIAN JIWA

Tadi malam, Sayyid Syeikh al-Habib Luthfi bin Ali bi Yahya tiba di Pesantren Peradaban Dunia JAGAT 'ARSY, BSD, Indonesia. Kedatangan beliau untuk bersilaturahim dengan Pangersa Guru Agung Abah Aos dalam rangka tahniah Maulid Abah Aos yang ke-73. Ini pertemuan yang kesekian kalinya Habib Luthfi dengan Pangersa Abah di JAGAT 'ARSY, pertemuan dua Wali Agung yang penuh kehangatan dan keakraban. Perjumpaan ini sudah beberapa kali direncanakan namun baru malam tadi bisa terjadi. Dalam temu kangen para kekasih Alloh ini dimeriahkan hiburan relijius tim kesenian Sinaurasa asuhan Kh Dr Irfan Zidni Wahab. Tampak Habib Luthfi pun turut serta bermain musik. Pada kesempatan silaturahim kali ini juga hadir Syeikh Abdul Aziz Abdin al-Mahdi al-Husaini PhD (Amerika) dan Syeikh Aziz el-Qobaiti Idrisi al-Mahadi al-Hasani (Maroko). Lengkap sudah para duriyyah wa nuriyyah kumpul di Kanzul 'Arsy Wisma 111. Salam Pecinta Kesucian Jiwa.

Dalil Tahlilan 3,7,25,40,100, & 1000 Hari Yang Wajib Anda Tahu

Hingga saat ini, di Indonesia masih sering kita dengar fitnah yang disampaikan kelompok tertentu terhadap amaliyah yang dijalankan oleh aswaja. Salah satu amalan yang sering difitnah dan dianggap bid'ah adalah tahlil yang dianggap tidak memiliki dalil, bahkan dianggap rujukannya dari kitab Agama Hindu. Untuk itu, kali ini saya tunjukkan Dalil-Dalil Tahlilan 3, 7, 25, 40, 100, Setahun & 1000 Hari dari Kitab Ulama Ahlussunnah wal Jamaah, bukan kitab dari agama hindu sebagaimana fitnah yang selama ini disebarkan.  ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻫﺪﻳﺔ ﺇﻟﻰﺍﻟﻤﻮتى ﻭﻗﺎﻝ ﻋﻤﺮ : ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺪﻓﻨﻰ ﺛﻮﺍﺑﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻓﻰ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﻳﺒﻘﻰ ﺛﻮﺍﺑﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺳﺒﻌﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺴﺎﺑﻊ ﻳﺒﻘﻰ ﺛﻮﺍﺑﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺧﻤﺲ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ ﻳﻮﻣﺎ ﻭﻣﻦ ﺍﻟﺨﻤﺲ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ ﺇﻟﻰ ﺃﺭﺑﻌﻴﻦ ﻳﻮﻣﺎ ﻭﻣﻦ ﺍﻷﺭﺑﻌﻴﻦ ﺇﻟﻰ ﻣﺎﺋﺔ ﻭﻣﻦ ﺍﻟﻤﺎﺋﺔ ﺇﻟﻰ ﺳﻨﺔ ﻭﻣﻦ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﺇﻟﻰ ﺃﻟﻒ عام (الحاوي للفتاوي ,ج:۲,ص: ١٩٨ Rasulullah saw bersabda: “Doa dan shodaqoh itu hadiah kepada mayyit.” Berkata Umar: “shodaqoh setelah kematian maka pahalanya sampai tiga...