Langsung ke konten utama

Download Ebook Sirah Nabawiyah Karya Ibnu Hisyam Gratis

Download Ebook Sirah Nabawiyah


Buku Sirah Nabawiyah karya Ibnu Hisyam merupakan salah satu literatur sejarah Islam paling fundamental dan otoritatif di dunia. Buku ini menjadi rujukan utama bagi siapa pun yang ingin mempelajari kehidupan Nabi Muhammad SAW secara mendetail dan kronologis.

Berikut adalah resume komprehensif mengenai karya agung tersebut:

1. Identitas Buku dan Penulis

  • Penulis Asli: Ibnu Ishaq (wafat 151 H). Ia adalah orang pertama yang mengumpulkan riwayat hidup Nabi secara sistematis dalam kitab Al-Maghazi wa al-Siyar.
  • Penyusun Ulang (Tahdzib): Ibnu Hisyam (wafat 218 H). Beliau melakukan penyuntingan ketat terhadap naskah Ibnu Ishaq agar lebih fokus pada sejarah Nabi SAW.
  • Status: Dianggap sebagai kitab Sirah tertua yang sampai ke tangan kita dalam bentuk yang utuh dan sistematis.

2. Metodologi Penulisan Ibnu Hisyam

Ibnu Hisyam tidak sekadar menyalin karya Ibnu Ishaq, melainkan melakukan beberapa langkah krusial:

  • Penyaringan: Membuang bagian yang tidak berkaitan langsung dengan Nabi (seperti sejarah nabi-nabi terdahulu yang terlalu panjang).
  • Verifikasi: Mengeluarkan riwayat yang dianggap lemah (dhaif) atau syair-syair yang tidak terbukti keasliannya.
  • Penambahan: Memberikan catatan kaki atau penjelasan tambahan terkait kosa kata sulit atau silsilah keturunan.

3. Struktur dan Garis Besar Isi

Buku ini secara garis besar terbagi menjadi tiga fase utama:

A. Masa Pra-Islam (Jahiliyah)

Bagian ini membahas silsilah Nabi Muhammad SAW yang ditarik hingga Nabi Adam AS, namun lebih fokus pada garis keturunan dari Nabi Ibrahim AS dan Ismail AS. Di sini juga dibahas kondisi sosial, agama, dan politik masyarakat Arab sebelum Islam.

B. Fase Makkah (Kelahiran hingga Hijrah)

  • Kelahiran Nabi (Tahun Gajah) dan masa kanak-kanak.
  • Turunnya wahyu pertama di Gua Hira.
  • Dakwah secara sembunyi-sembunyi hingga terang-terangan.
  • Penindasan kaum Quraisy terhadap kaum Muslimin.
  • Peristiwa Isra’ Mi’raj.

C. Fase Madinah (Hijrah hingga Wafat)

  • Proses Hijrah dan pembangunan Masjid Nabawi.
  • Piagam Madinah: Konstitusi pertama yang mengatur hubungan antar-umat beragama.
  • Ghazwah (Perang): Detail mengenai Perang Badar, Uhud, Khandaq, hingga Fathu Makkah (Pembebasan Kota Makkah).
  • Diplomasi Nabi dengan raja-raja di luar Jazirah Arab.
  • Haji Wada’ (Haji Perpisahan) dan detik-detik wafatnya Rasululloh SAW.

4. Keistimewaan Buku

  • Otentisitas Tinggi: Karena ditulis pada masa yang dekat dengan narasumber primer (tabi’ut tabi’in), tingkat akurasi detailnya sangat dihargai.
  • Gaya Bahasa: Menggunakan bahasa Arab klasik yang indah namun tetap lugas dalam menyampaikan fakta sejarah.
  • Rujukan Utama: Hampir seluruh buku Sirah Nabawiyah modern (seperti karya Syaikh Safiyyurrahman al-Mubarakfuri) menjadikan Ibnu Hisyam sebagai fondasi utama.

5. Kesimpulan

Membaca Sirah Nabawiyah karya Ibnu Hisyam bukan sekadar membaca narasi sejarah, melainkan memahami potret perjuangan, akhlak, dan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW secara utuh. Buku ini berhasil menyatukan kepingan riwayat lisan menjadi sebuah kronologi yang kokoh bagi peradaban Islam.

Untuk mendapatkan Ebook Sirah Nabawiyah secara gratis, silahkan klik link pada kotak dialog box di bawah ini.


File Download

Silahkan klik tombol di bawah untuk mengunduh.

Download Sekarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANGGAPAN TERHADAP USTAD KHALID BASALAMAH TENTANG KAROMAT SYEIKH ABDUL QODIR JAELANI

Oleh: Uwais al Ikhwani Beberapa waktu lalu penulis menyaksikan sebuah video yang berdurasi sekitar 1 setengah menit yang menampilkan Ustad Khalid Basalamah sedang menjawab sebuah pertanyaan yang diajukan kepada beliau tentang siapa itu Syeikh Abdul Qodir Jaelani QS. Dalam video tersebut Ust. Khalid Basamalah menyatakan bahwa Syeikh Abdul Qodir Jaelani QS., adalah seorang ulama besar yang bermahzab Hanafi. Disampaikan kemudian bahwa Syeikh Abdul Qodir Jaelani QS. tidaklah seperti apa yang dinisbatkan oleh orang-orang selama ini dimana Syaikh Abdul Qodir Jaelani memiliki karomat atau kemampuan khusus seperti halnya mukjizat yang dimiliki oleh para Nabi dan Rasul. Untuk lebih jelasnya berikut ini penulis tampilkan video tersebut: Tanpa mengurangi rasa hormat penulis terhadap Ust. Khalid Basalamah dan tanpa adanya tendensi negatif sedikit pun mengingat pesan yang diamanatkan Syeikh Mursyid (guru penulis) dalam tanbih: 1) Jangan menghina ulama sezaman; 2) Jangan memeriksa mur...

PERTEMUAN PARA PECINTA KESUCIAN JIWA

Tadi malam, Sayyid Syeikh al-Habib Luthfi bin Ali bi Yahya tiba di Pesantren Peradaban Dunia JAGAT 'ARSY, BSD, Indonesia. Kedatangan beliau untuk bersilaturahim dengan Pangersa Guru Agung Abah Aos dalam rangka tahniah Maulid Abah Aos yang ke-73. Ini pertemuan yang kesekian kalinya Habib Luthfi dengan Pangersa Abah di JAGAT 'ARSY, pertemuan dua Wali Agung yang penuh kehangatan dan keakraban. Perjumpaan ini sudah beberapa kali direncanakan namun baru malam tadi bisa terjadi. Dalam temu kangen para kekasih Alloh ini dimeriahkan hiburan relijius tim kesenian Sinaurasa asuhan Kh Dr Irfan Zidni Wahab. Tampak Habib Luthfi pun turut serta bermain musik. Pada kesempatan silaturahim kali ini juga hadir Syeikh Abdul Aziz Abdin al-Mahdi al-Husaini PhD (Amerika) dan Syeikh Aziz el-Qobaiti Idrisi al-Mahadi al-Hasani (Maroko). Lengkap sudah para duriyyah wa nuriyyah kumpul di Kanzul 'Arsy Wisma 111. Salam Pecinta Kesucian Jiwa.

Dalil Tahlilan 3,7,25,40,100, & 1000 Hari Yang Wajib Anda Tahu

Hingga saat ini, di Indonesia masih sering kita dengar fitnah yang disampaikan kelompok tertentu terhadap amaliyah yang dijalankan oleh aswaja. Salah satu amalan yang sering difitnah dan dianggap bid'ah adalah tahlil yang dianggap tidak memiliki dalil, bahkan dianggap rujukannya dari kitab Agama Hindu. Untuk itu, kali ini saya tunjukkan Dalil-Dalil Tahlilan 3, 7, 25, 40, 100, Setahun & 1000 Hari dari Kitab Ulama Ahlussunnah wal Jamaah, bukan kitab dari agama hindu sebagaimana fitnah yang selama ini disebarkan.  ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻫﺪﻳﺔ ﺇﻟﻰﺍﻟﻤﻮتى ﻭﻗﺎﻝ ﻋﻤﺮ : ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺪﻓﻨﻰ ﺛﻮﺍﺑﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻓﻰ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﻳﺒﻘﻰ ﺛﻮﺍﺑﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺳﺒﻌﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺴﺎﺑﻊ ﻳﺒﻘﻰ ﺛﻮﺍﺑﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺧﻤﺲ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ ﻳﻮﻣﺎ ﻭﻣﻦ ﺍﻟﺨﻤﺲ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ ﺇﻟﻰ ﺃﺭﺑﻌﻴﻦ ﻳﻮﻣﺎ ﻭﻣﻦ ﺍﻷﺭﺑﻌﻴﻦ ﺇﻟﻰ ﻣﺎﺋﺔ ﻭﻣﻦ ﺍﻟﻤﺎﺋﺔ ﺇﻟﻰ ﺳﻨﺔ ﻭﻣﻦ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﺇﻟﻰ ﺃﻟﻒ عام (الحاوي للفتاوي ,ج:۲,ص: ١٩٨ Rasulullah saw bersabda: “Doa dan shodaqoh itu hadiah kepada mayyit.” Berkata Umar: “shodaqoh setelah kematian maka pahalanya sampai tiga...