Langsung ke konten utama

Postingan

JAWA BARAT DARURAT KEPEMIMPINAN ISLAM JELANG PILGUB JABAR 2018

Dinamika politik menjelang Pilgub Jabar 2018 tampaknya terus menunjukan peningkatan. Berbagai manuver politik terlihat mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. Salah satu manuver politik yang tidak terduga adalah ‘merapatnya’ Dedy Mizwar (Demiz) ke PDIP sebagai bakal calon Gubernur dalam Pilgub Jabar tahun 2018. Demiz selama ini telah muncul sebagai figur pemimpin yang mampu merepresentasikan harapan dan keinginan umat Islam khususnya di Jawa Barat. Selain itu Demiz yang sempat mempermasalahkan proyek pembangunan Meikarta oleh James Riady, telah muncul sebagai sosok dan simbol perlawanan umat Islam kepada berbagai bentuk tindakan pemerintah yang selama ini dinilai mendiskreditkan umat Islam, khususnya paska kekalahan Ahok yang diusung partai-partai pemerintah dalam Pilgub DKI Jakarta.  Pada hari Rabu tanggal 25 Oktober 2017 lalu, Demiz terlihat hadir dalam acara “Curah Gagasan Bakal Calon Gubernur Pilgub Jabar 2018” yang diselenggarakan oleh DPD PDIP Jawa Barat. ...

MENJAWAB FITNAH WAHABI TENTANG FATWA IMAM SYAFI'I TERKAIT TASHOWUF DAN SUFI

Beberapa pihak yang tidak suka mengenai tasawuf, umumnya orang-orang Wahhabi, kerap kali melakukan penipuan dan pemelintiran mengenai pendapat Imam Asy-Syafi'i  rahimahullah  mengenai tasawuf. Padahal faktwanya, Imam Syafi'i banyak memuji ahli tasawuf (sufi), bahkan menganjurkan umat Islam untuk menjalani tasawuf.  Salah satu pendapat Imam Asy-Syafi'i yang sering disalah pahami adalah apa yang disebutkan oleh Imam al-Baihaqi didalam Manaqib Imam al-Syafi'i. Pembenci tasawuf, bahkan dengan sengaja mengutip dalam kitab Imam al-Baihaqi secara tidak utuh demi menyembunyikan kebenaran dan mengedepankan hawa nafsu syaithoniyah. Komentar Imam al-Syafi'i dalam kitab Imam Al Baihaqi tersebut adalah :  "Kalau seorang menganut ajaran tasawuf (tashawwuf) pada awal siang hari, tidak datang waktu zhuhur kepadanya melainkan engkau mendapatkan dia menjadi dungu" . 1. Berikut penjelasan lengkap beserta sanadnya dalam kitab Manaqib al-Syafi'i lil-Imam Al Ba...

72 TAHUN INSKONTITUSIONAL; REFLEKSI KEMERDEKAAN INDONESIA

Selama 72 tahun Indonesia merdeka secara de yure dan de facto dari imperialisme dan kolonialisme, selama 72 tahun itu juga Indonesia menjadi salah satu negara yang tidak konsisten dalam menjalankan amanat konstitusi. Sejak awal kemerdekaan Indonesia hingga saat ini, belum kita temukan satu pun rezim pemerintahan yang menjalankan amanat konstitusi secara konsisten, khususnya dalam hal penjaminan terhadap hak-hak dasar warga negara. Pada masa Orde Lama, inkonstitusi penyelenggaraan pemerintahan terpusat pada masalah politik dan tata negara. Hal tersebut masih terbilang wajar sebagai sebuah negara yang baru saja merdeka dan berdiri, ditengah ancaman masuknya kembali imperialisme Belanda pada saat itu, serta ditengah pertarungan politik 2 kekuatan global, yaitu Amerika Serikat dan Uni Sovyet. Beberapa bentuk penyimpangan yang terjadi pada masa Orde Lama diantaranya adalah: 1)         Presiden selaku pemegang kekuasaan eksekutif dan leg...

MENGAMBIL KEMBALI MAKANAN YANG TERJATUH DAPAT MENJAGA DARI KEFAKIRAN, PENYAKIT-PENYAKIT BURUK DAN PELAJARAN DIBALIKNYA

Apa yang sahabat lakukan ketika makanan yang dimakan terjatuh? Buru-buru membuangnya, atau diambil lagi? Opsi pertama pasti lebih sering dilakukan oleh sebagian besar dari kita. Apalagi untuk orangtua yang memiliki balita, makanan yang jatuh langsung dibuang. “Terus kalau tidak dibuang mau diapakan? Kan kalau diambil lagi kotor, jorok, tidak higenis.” Mereka tentu berfikir demikian, daripada beresiko terhadap kebersihan lebih baik dibuang. Pemikiran ini tidak sepenuhnya salah. Wajar jika kita bersikap khawatir dan berhati-hati, apalagi jika ada kaitannya dengan makanan. Tapi, pernahkah sahabat mendengar bahwa Rasulullah SAW menyuruh kita untuk mengambil kembali makanan yang terjatuh? Perintah ini diriwayatkan oleh Muslim, “Dari Jabir ra, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Jika sesuap makanan kalian jatuh, maka hendaklah ia mengambilnya dan menghilangkan kotoran yang melekat padanya dan memakannya, dan tidak membiarkannya untuk setan.” Hadits ini merupakan sala...

MANFAAT MEMBACA ALQURAN TANPA PAHAM ARTINYA

Pertanyaan ini pasti pernah muncul di dalam benak kita semua, "apa sebenarnya manfaat membaca Al Quran sedangkan kita tidak tahu artinya? Bagaimana kita bisa mengambil pesan dan pelajaran dari suatu tulisan yang kita baca tan[a [ernah tahu artinya?" Sedikit dialog di bawah ini mungkin akan memberi jawaban.... Ada seorang remaja bertanya kepada kakeknya: “Kakek, apa gunanya aku membaca Al qur’an, sementara aku tidak mengerti art i dan maksud dari Al qur’an yang kubaca “. Lalu si kakek menjawabnya dengan tenang: “ Cobalah ambil sebuah keranjang sampah ini dan bawa ke sungai, dan bawakan aku dengan sekeranjang air. “ Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tapi semua air yang dibawanya jatuh habis, sebelum ia sampai di rumah. Kakeknya berkata: “Kamu harus berusaha lebih cepat “ Kakek meminta cucunya kembali ke sungai. Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tapi lagi-lagi keranjangnya kosong (tanpa air) sebelum sampai di rumah. Dia berkata ke...

SIAPA YANG MEMBIAYAI HABIB RIZIEQ? Al GHONIYU, ALLOH MAHA KAYA

Banyak pertanyaan seputar siapa yang membantu membiayai Habib Rizieq Shihab, khususnya selama Beliau berada di luar negeri. Berbagai spekulasi bahkan tudungan miring pun bermunculan, mulai dari adanya dukungan dana dari politisi-politisi oposisi pemerintah hari ini hingga dukungan dana dari luar negeri yang berkepentingan dengan dinamika di Indonesia. Mengutip beberapa pemberitaan yang beredar, muncul penjelasan resmi salah satunya dari Ketua Tim Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Prawiro (Berita Era Muslim ), dimana beliau menyatakan bahwa  Habib Rizieq mendapatkan bantuan dana dari hasil sumbangan para donatur yang bukan politikus untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. “Jadi jangan dipikir (biaya) dari Prabowo, Prabowo itu,” kata Sugito saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu 6 Agustus 2017 membantah hoax yang menyatakan Prabowo membiayai Habib Rizieq. Sugito menuturkan, salah satu pihak yang menjadi donatur ialah teman-teman Habib semasa kuliah. “Jadi begini, Habib kan alum...

INFRASTRUKTUR MIMPI; CERITA TENTANG BABINSA SANG PAHLAWAN PENDIDIKAN

Berbekal tali slag atau katrol, selembar papan dan bambu, Sersan Kepala (Serka) Darwis, prajurit TNI Korem 143/HO Kendari membantu sejumlah anak-anak sekolah menyeberangi derasnya arus sungai Ranteangin di Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Beberapa hari ini ramai di pemberitaan tentang aksi seorang Babinsa yang membantu anak-anak sekolah menyeberangi sungai di Desa Maroko. Aksi heorik ini kemudian mendapatkan apresiasi dari Dandim setempat dengan memberikan gelar 'Pahlawan Pendidikan" kepada Serka Darwis. Setiap hari, anggota Babinsa Lalusua, Kolaka Utara itu harus bertaruh nyawa untuk membantu para siswa melintasi sungai selebar 60 meter tersebut. Aktivitas penuh risiko itu dilakoninya sejak 2012 silam. "Satu kali seberangkan anak-anak untuk sekolah bisa tiga orang, bahkan anak kecil saya gendong dengan pakai sarung. Supaya aman, tali dililitkan di badan anak-anak kalau mau nyeberang," tutur Darwis dihubungi via teleponnya, Sabtu...